Pemuaian

Pemuaian




Gas tersusun atas atom. Kumpulan


atom atom membentuk

molekul. Molekul molekul pembentuk zat senantiasa bergerak dan menimbulkan gaya tarik menarik . Jika zat dipanaskan, gerakan molekul molekulnya semakin cepat. Hal inilah yang menyebabkan dorongan
antara satu molekul dengan molekul yang lain, sehingga jarak antar mole
kulnya menjadi lebih makin besar. Molekul molekul
akan
menempati ruang yang lebih besar. Peristiwa inilah yang dinamakan dengan pemuaian. Sebaliknya jika zat didinginkan, gerakan molekul molekulnya menjadi lebih lambat. Gaya tarik menarik antar molekulnya menjadi lebih besar, seh
ingga jarak antar molekulnya menjadi lebih sempit. Dalam hal ini zat dikatakan mengalami penyusutan. Jadi dapat disimpulkan bahwa
jika suatu zat dipanaskan, maka zat akan memuai dan sebaliknya jika zat tersebut didingainkan, maka zat akan mengalami penyusutan.
Pemuaian Zat Padat


Pemuaian Panjang
Semua ukuran benda akan berubah jika terjadi pemuaian. Pemuaian benda pada umumnya terjadi ke segala arah, yaitu ke arah p
anjang , lebar, dan tebal. Akan tetapi jika hanya diperhatikan dalam arah panjang saja, berarti yang dibahas adalah muai panjang atau muai linier saja tapa memperhitungkan arah pemuaian yang lain.
Untuk membedakan sifat pemuaian berbagai macam zat, digunakan konsep koefisien muai dan untuk pemuaian panjang disebut dengan koefisisen muai panjang. Koefisien muai panjang didefinisikan sebagai perbandingan antara pertambahan panjang batang dari panjangnya semula untuk setuap kenaikan suhu sebesar s
atu satuan suhu. Berikut adalah nilai koefisien mulai panjang beberapa bah
an

Secara matematis, koefisien
muai panjang dinyatakan dengan persamaan berikut

Pemuaian Luas
Jika anda memiliki sebuah pelat besi atau pelat tembaga ataupun selembar kaca yang akan dipasang sebagai kaca jendela, benda-benda tersebut akan memuai ke arah panjang dan lebar. Pemuaian dalam dua arah ini disebut dengan muai luas.
Sebuah bidang pada sutu
T0 meiliki luas A0. Jika terjadi kenaikan suhu pada bidang tersebut sebesar ΔT sehingga s
uhunya menjadi T1, bidang akan mengalami pertambahan luas sebesar ΔA, sehingga luas bidang menjadi At. Pertambahan luas bidang dapat digambarkan seperti berikut

Dari pemuaian panjang diketahui bahwa

Substitusi persamaan muai panjang ke persamaan muai luas, maka akan didapat persamaan baru seperti berikut

Oleh karena l02 sama dengan A0 dan Δl jauh lebih kecil dibandingkan dengan l0, maka (Δl)2 dapat diabaikan. Dengan demikian, persamaan di atas dapat ditulis menjadi

Dalam hal ini 2α
= β, sehingga persamaan pertambahan luas akan menjadi

Pemuaian Volume


Pemuaian ruang atau pemuaian volume merupakan pemuaian


Pemuaian




0 komentar:

Poskan Komentar

artikel terkait imam murtaqi